Perempuan Dalam Pusaran Stigma
October 25, 2016- Tweet
- Pin It
Jurnalline.com, Tangerang – Angka kasus penularan HIV dari ibu ke anak serta stigma dan diskriminasi kepada Orang Dengan HIV – AIDS (ODHA) khususnya perempuan positif HIV di wilayah Kabupaten Tangerang menjadi perhatian khusus pemerintah daerah Kabupaten Tangerang dan penggiat HIV – AIDS dalam upaya penanggulanganya. Seringkali ibu rumah tangga tidak menyadari terinfeksi HIV dari suaminya, sehingga mengandung dan akhirnya melahirkan keturunan yang membawa virus HIV di dalam dirinya.
Ibu rumah tangga yang terinfeksi HIV AIDS dari suami, acap kali menerima stigma (pandangan negatif – Red) serta perlakuan diskriminatif baik dari keluarga maupun lingkungan sekitar mereka, bahkan ada yang menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Terkadang mereka menerima stigma dan perlakuan diskriminatif dari petugas layanan kesehatan.
Berbagai pengalaman dari para perempuan yang positif HIV inilah yang menjadi ide awal pembuatan film semi dokumenter berjudul “Perempuan Dalam Pusaran Stigma”, yang diproduksi oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Tangerang. Acara peluncuran film ini dikoordinir oleh para perempuan yang tergabung dalam Ikatan Perempuan Positif Indonesia (IPPI) Provinsi Banten.
Heru Cakiel, penulis naskah film ini membagi kisah proses pembuatan naskah film Perempuan Dalam Pusaran Stigma, yang melalui proses penggalian informasi dari perempuan yang bersedia berbagi kisah hidupnya untuk diangkat ke dalam sebuah film semi dokumenter. Proses observasi di layanan maupun di dalam keseharian para perempuan positif HIV, serta proses empati pun dilakukan sebagai bagian dari proses penjiwaan untuk dapat menuangkan pengalaman para perempuan positif HIV ini ke dalam suatu naskah film.
“Selain melakukan proses interview untuk menggali informasi, serta observasi dalam kegiatan sehari-hari di layanan kesehatan khususnya klinik HIV AIDS, saya membayangkan seandainya hal ini terjadi pada diri ibu saya atau kakak perempuan saya,” ujar Heru.
Menurut Adhie Suhaedi, selaku sutradara film ini menjelaskan bahwa proses produksi film ini sendiri dilakukan pada bulan Oktober 2015, dan baru diluncurkan pada Selasa (25/10/2016), pukul 13:00 WIB, di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Tangerang yang berlokasi di Komplek Pusat Pemerintah Kab. Tangerang Jl. H Abdul Hamid Tigaraksa – Tangerang.
“Film ini diproduksi pada tahun lalu, tepatnya pada bulan Oktober 2015, dan memang kita baru bisa meluncurkan film ini pada hari ini,” ujar Adhie Suhaedi, pada kesempatan dialog interaktif yang dilaksanakan sesaat setelah penayangan film di ruang Studio Perpusda Kabupaten Tangerang.

Film semi dokumenter ini diangkat dari kisah nyata 3 perempuan dimana mereka adalah ibu rumah tangga yang terinfeksi HIV dari suaminya tanpa mereka sadari, ada yang suaminya merupakan pengguna narkotika suntik dan pergaulan seks beresiko yang dilakukan suaminya. Bahkan ada di antara para perempuan dalam film ini yang sama sekali tidak mengetahui bahwa suaminya adalah seorang bandar narkotika jenis sabu. Berbagai tantangan dihadapi para perempuan ini untuk tetap bisa bertahan hidup dengan anak-anaknya selepas suaminya meninggal. Para perempuan ini mengalami stigma ganda di dalam kehidupannya, namun para perempuan ini dengan kekuatan yang dimilikinya berupaya untuk memperjuangkan kesehatan mereka, untuk tetap dapat hidup demi anak-anak mereka.
Koordinator Ikatan Perempuan Positif Indonesia (IPPI) Provinsi Banten, Kiki Anisa, menjelaskan bahwasannya seringkali para perempuan ini menjadi korban dari sebuah keterpaksaan, dimana mereka harus memilih suatu pilihan yang seolah tidak ada pilihan lain. Sebagai contoh Kiki menjalaskan pengalaman seorang perempuan positif HIV yang pada saat akan melahirkan bayi yang dikandungnya, dihadapkan pada suatu pilihan untuk sterillisasi yang diajukan oleh seorang dokter yang akan melakukan operasi caesar sesaat sebelum proses operasi dilakukan, dengan alasan bahwa tenaga medis ini memiliki sebuah hak untuk tidak melakukan operasi demi keamanan diri tenaga medis tersebut.
“Perempuan ini sering tidak mendapatkan informasi yang cukup mengenai HIV serta hak-haknya sebagai orang yang hidup dengan HIV AIDS (ODHA), sehingga akhirnya mereka mengambil suatu keputusan secara terpaksa, karena seolah-olah tidak ada pilihan lainnya,” tandas Kiki Anisa.
Sekretaris KPA Kabupaten Tangerang, Efi Indarti S.KM, M.Kes., menjelaskan bahwa penggarapan film ini diperankan dan mengikut sertakan para penggiat HIV AIDS dari komunitas yakni Kelompok Dukungan Sebaya (KDS), dengan harapan film ini bisa menjadi media informasi dan memberikan edukasi bagi masyarakat pada umumnya agar tidak memberikan stigma dan tidak melakukan tindakan-tindakan diskriminastif terhadap perempuan dengan HIV AIDS.
“Saya sangat mengapresiasi teman-teman perempuan yang telah berani untuk terlibat dalam pembuatan film ini, kami berharap film ini bisa memberikan informasi dan pembelajaran agar tidak lagi memberikan stigma dan prilaku diskriminatif kepada ODHA, serta menghimbau bahwa justru ODHA ini sangat membutuhkan dukungan dari keluarga serta orang-orang sekitarnya untuk mereka menjalani proses pengobatannya,” papar Efi Indarti.
Acara peluncuran film ini dihadiri oleh 87 orang yang terdiri dari perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), perwakilan dari layanan kesehatan, perwakilan Remaja Peduli Kesehatan Reproduksi dan HIV AIDS (Replika), perwakilan dari Polres Tangerang, seniman, komunitas Kelompok Taman Baca Balaraja, serta para penggiat HIV AIDS di Kabupaten Tangerang.
(J.A)
You may also like...
Pages
- Contact
- HUKUM & KRIMINALITAS
- Pedoman Pemberitaan Media Siber
- Redaksi Jurnalline
- 001/J/I/2015
- 002/J/I/2015
- 003/J/I/2015
- 004/J/III/2017
- 005/J/VII/2019
- 006/J/VII/2019
- 007/J/VII/2019
- 011/J/XII/2016
- 014/J/I/2015
- 015/J/VIII/2016
- 016/J/IX/2016
- 017/J/XII/2016
- 018/J/III/2017
- 019/J/III/2017
- 020/J/I/2017
- 021/J/VIII/2017
- 022/J/VII/2019
- 023/J/VIII/2020
- 024/J/XI/2021
- 025/J/VII/2021
- 026/J/XI/2021
- 027/J/XI/2021
- 028/J/XII/2021
- 029/J/XII/2021
- 030/J/I/2022
- 031/J/I/2022
- 032/J/III/2022
- 033/J/IV/2022
- 034/J/VI/2022
- 035/J/VI/2022
- 036/J/VI/2022
- 037/J/VII/2022
- 038/J/VII/2022
- 039/J/VIII/2022
- 040/J/VIII/2022
- 041/J/VIII/2022
- 042/J/I/2023
- 043/J/I/2023
- 044/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 046/J/IX/2023
- 047/J/X/2023
- 048/J/X/2025
- 049/J/XI/2025
- 050/J/II/2026
- 051/J/II/2026
- 052/J/II/2026
- Kode Etik Jurnalistik
- Sitemap
Archives
- August 2026
- July 2026
- June 2026
- May 2026
- April 2026
- March 2026
- February 2026
- January 2026
- December 2025
- November 2025
- October 2025
- September 2025
- August 2025
- July 2025
- June 2025
- May 2025
- April 2025
- March 2025
- February 2025
- January 2025
- December 2024
- November 2024
- October 2024
- September 2024
- August 2024
- July 2024
- June 2024
- May 2024
- April 2024
- March 2024
- February 2024
- January 2024
- December 2023
- November 2023
- October 2023
- September 2023
- August 2023
- July 2023
- June 2023
- May 2023
- April 2023
- March 2023
- February 2023
- January 2023
- December 2022
- November 2022
- October 2022
- September 2022
- August 2022
- July 2022
- June 2022
- May 2022
- April 2022
- March 2022
- February 2022
- January 2022
- December 2021
- November 2021
- October 2021
- September 2021
- August 2021
- July 2021
- June 2021
- May 2021
- April 2021
- March 2021
- February 2021
- January 2021
- December 2020
- November 2020
- October 2020
- September 2020
- August 2020
- July 2020
- June 2020
- May 2020
- April 2020
- March 2020
- February 2020
- January 2020
- December 2019
- November 2019
- October 2019
- September 2019
- August 2019
- July 2019
- June 2019
- May 2019
- April 2019
- March 2019
- February 2019
- January 2019
- December 2018
- November 2018
- October 2018
- September 2018
- August 2018
- July 2018
- June 2018
- May 2018
- April 2018
- March 2018
- February 2018
- January 2018
- December 2017
- November 2017
- October 2017
- September 2017
- August 2017
- July 2017
- June 2017
- May 2017
- April 2017
- March 2017
- February 2017
- January 2017
- December 2016
- November 2016
- October 2016
- September 2016
- August 2016
- July 2016
- June 2016
- May 2016
- April 2016
- March 2016
- February 2016
- January 2016
- December 2015
- November 2015
- October 2015
- September 2015
- August 2015
Categories
- AdvertNews (63)
- Ekonomi (41)
- Gaya Hidup (1,237)
- Hukum & Kriminalitas (2,001)
- Internasional (30)
- Nasional (84,221)
- KOARMABAR (117)
- KOLINLAMIL (51)
- PENKOSTRAD (20,787)
- Olahraga (601)
- Pariwisata & Budaya (15)
- Pendidikan (242)
- Peristiwa (489)
- Politik (558)
- Profil (3)
- Sains & Teknologi (1)
- SMSI (43)
- Uncategorized (909)
Berita Terkini
- August 14, 2026
Patroli Malam Sinergis, Koramil 01/Kranji dan Aparat Keamanan Pastikan Wilayah Tetap Kondusif
- August 13, 2026
Patroli Jalan Kaki dan Berkendaraan, Kodim 0506/Tgr Perkuat Keamanan Wilayah
- August 13, 2026
Prajurit TNI AL Dari Yonf 2 Marinir Bersama Pemuda Komopa Kibarkan Merah Putih Sambut HUT KE-81 RI
- August 13, 2026
Koramil 01/Tangerang Dukung Peresmian 3.300 Jembatan TNI-Polri Nasional
- August 13, 2026
Alvian Mokalu: Apresiasi Siswa Guru PKK dan Hukumtua Antusiasme Ikuti Semarak Lomba Gerak Jalan Tompaso Barat
- August 14, 2026
Copyright © 2017 Jurnalline Cyber Media
- Contact
- HUKUM & KRIMINALITAS
- Pedoman Pemberitaan Media Siber
- Redaksi Jurnalline
- 001/J/I/2015
- 002/J/I/2015
- 003/J/I/2015
- 004/J/III/2017
- 005/J/VII/2019
- 006/J/VII/2019
- 007/J/VII/2019
- 011/J/XII/2016
- 014/J/I/2015
- 015/J/VIII/2016
- 016/J/IX/2016
- 017/J/XII/2016
- 018/J/III/2017
- 019/J/III/2017
- 020/J/I/2017
- 021/J/VIII/2017
- 022/J/VII/2019
- 023/J/VIII/2020
- 024/J/XI/2021
- 025/J/VII/2021
- 026/J/XI/2021
- 027/J/XI/2021
- 028/J/XII/2021
- 029/J/XII/2021
- 030/J/I/2022
- 031/J/I/2022
- 032/J/III/2022
- 033/J/IV/2022
- 034/J/VI/2022
- 035/J/VI/2022
- 036/J/VI/2022
- 037/J/VII/2022
- 038/J/VII/2022
- 039/J/VIII/2022
- 040/J/VIII/2022
- 041/J/VIII/2022
- 042/J/I/2023
- 043/J/I/2023
- 044/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 046/J/IX/2023
- 047/J/X/2023
- 048/J/X/2025
- 049/J/XI/2025
- 050/J/II/2026
- 051/J/II/2026
- 052/J/II/2026
- Kode Etik Jurnalistik
- Sitemap



