NKRI DI UJI KEDAULATANNYA??
December 12, 2016- Tweet
- Pin It
Jurnalline.com, JAKARTA – Di tahun 2016 mulai tampak kegagalan program-program pembangunan proyek infrastruktur Joko Widodo, di mana. yang seharusnya sudah clear dengan masalah pendanaan, ternyata justru makin tidak jelas dana yang tersedia untuk membiayai sejumlah proyek infrastruktur, ancaman kegagalan proyek pembangunan Pembangkit Listrik 35 Megawatt yang dicanangkan Joko Widodo, belum ada tanda-tanda aktivitasnya, begitu juga adanya kesulitan dalam pendanaan.
Begitu defisit anggaran semakin besar akibat target penerimaan pajak tahun 2016 yang sudah dikoreksi menjadi Rp 1.137 triliun dari sebelumnya Rp 1.355 triliun, dan baru tercapai Rp 956 triliun, sehingga masih minus Rp 172 triliun hingga saat ini dan program tax amnesty yang jadi andalan juga. belum terlihat hasil untuk mengatasi defisit anggaran yang membengkak hingga 2.7 persen dari PDB dari target 2.35 persen di tahun 2016,demikian dikatakan Fery Yuliantono kepada pers, di Jakarta, minggu, 11/12/2016,
UU Tax Amnesty, lanjut dia, yang diharapkan bisa menjadi sweetener bagi ketertarikan untuk program pulang kampung dana dana milik WNI ke Indonesia justru belum bisa diharapkan banyak, malah lebih dijadikan sebagai alat untuk melegalkan uang panas milik WNI di luar negeri dan dalam negeri ,dan setelah bersih uang tersebut kembali ke habitatnya .
Begitu juga program repatriasi modal ke Indonesia justru makin menyebabkan devisa negara keluar dan yang didapat hanya kertas kertas saham bukan dana yang likuiditas ,sebab banyak WNI yang punya kekayaan di Luar negeri dalam bentuk perusahaan offshore di negara haven tax yang memiliki saham mayoritas dan saham pengendali pada perusahaan.
“Perusahaan di Indonesia justru melepaskan sahamnya dengan hanya membayar pajak penjualan sebesar 2%dengan menggunakan fasilitas tax Amnesty tetapi tetap bisa mengendalikan perusahaan tersebut karena juga memiliki saham mayoritas perusahaan tersebut,” tegas dia.
Contoh penjualan saham- saham BCA oleh pemegang saham kendali yang dimiliki perusahaan yang berbadan hukum di negara Mauritius yaitu Farindo yang juga memiliki saham mayoritas di BCA.
“Akhirnya BCA Indonesia membeli dengan melepaskan sebanyak 116,3 juta lot saham BCA ditransaksikan di pasar negosiasi. lewat transaksi tutup sendiri, saham bank swasta terbesar di Indonesia ini dihargai Rp 15.224 per saham atau senilai total Rp 177 triliun. Berlaku sebagai broker jual dan beli saham BCA tersebut adalah BCA Securities,” tambah dia.
Apalagi pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini lebih banyak ditopang oleh ketergantungan komsumsi masyarakat serta eksport ke Tiongkok, sedangkan pertumbuhan ekonomi negeri tirai bambu itu sendiri saat ini diperkirakan akan turun menjadi 5% – 6 %, jelas semakin berpengaruh negatif terhadap ekspor komoditas Indonesia ke Tiongkok,” ujar dia.
Begitu juga sudah dipastikan FED dalam akhir tahun 2016 ini akan menaikan suku bunganya,”Ini berdampak pada nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang pulang kampung ke pemiliknya,” ulas dia.
Langkah pemerintah Indonesia untuk menjadikan Yuan Tiongkok menjadi alat transaksi perdagangan antara Indonesia tidak akan banyak membantu ,sebab hutang- hutang luar negeri baik oleh swasta dan pemerintah dalam mata uang dolar AS.
“Justru hasil devisa eksport Indonesia ke Tiongkok dalam bentuk mata Yuan jika digunakan untuk bayar utang luar negeri harus dikonversi ke dollr AS dan justru berakibat debitur indonesia menanggung selisih kurs antara yuan dan dolar AS yang tidak sedikit,” tambah dia.
Jika tidak ada sebuah strategi jitu yang dilakukan oleh Tim Ekonomi Joko Widodo, maka sangat dimungkinkan kurs dolar AS terhadap rupiah akan tembus Ro 15 ribu rupiah/ dolar AS.
Sebaiknya Sekali pun Yuan Tiongkok sudah menjadi mata uang untuk transaksi internasional belum bisa memberikan dampak positif pada penurunan hutang LN Indonesia dalam bentuk dolar AS.
“Nah ancaman yang akan terjadi jika semua transaksi perdagangan dengan Tiongkok mengunakan Yuan Tiongkok maka Indonesia akan seperti Zimbabwe yang saat ini mata uang Yuan sudah menjadi mata uang resmi Zimbabwe,” tutur dia.
“Mudah- mudahan krisis ekonomi tidak terjadi di tahun 2017 karena jika terjadi. Apalagi situasi politik nasional terkait Ahok Dan penangkapan aktivis prodemokrasi masih akan menjadi bara api yang menyebabkan investor dan dana repatriasi enggan untuk masuk ke Indonesia,” pungkas dia.
Hal senada disampaikan oleh Sutrisno Ketua Forum Kebangsaan, saat ditemui di tempat terpisah, Minggu, 11/12/2016, ia mengatakan bahwa Pak Jokowi mengatakan pembangunan tidak bisa dibiayai oleh APBN kemampuannya pemerintah hanya 30% yg 70% diserahkan kepada Swasta ini”ini sangat membahayakan Negara. lalu dimana Trisakti dan Nawacita?”tandasnya. Kondisi ini, imbuhnya, sangat membahayakan kedaulatan bangsa Indonesia,”saat ini NKRI Diuji kedaulatannya “pungkasnya.
(IDG)
You may also like...
Pages
- Contact
- HUKUM & KRIMINALITAS
- Pedoman Pemberitaan Media Siber
- Redaksi Jurnalline
- 001/J/I/2015
- 002/J/I/2015
- 003/J/I/2015
- 004/J/III/2017
- 005/J/VII/2019
- 006/J/VII/2019
- 007/J/VII/2019
- 011/J/XII/2016
- 014/J/I/2015
- 015/J/VIII/2016
- 016/J/IX/2016
- 017/J/XII/2016
- 018/J/III/2017
- 019/J/III/2017
- 020/J/I/2017
- 021/J/VIII/2017
- 022/J/VII/2019
- 023/J/VIII/2020
- 024/J/XI/2021
- 025/J/VII/2021
- 026/J/XI/2021
- 027/J/XI/2021
- 028/J/XII/2021
- 029/J/XII/2021
- 030/J/I/2022
- 031/J/I/2022
- 032/J/III/2022
- 033/J/IV/2022
- 034/J/VI/2022
- 035/J/VI/2022
- 036/J/VI/2022
- 037/J/VII/2022
- 038/J/VII/2022
- 039/J/VIII/2022
- 040/J/VIII/2022
- 041/J/VIII/2022
- 042/J/I/2023
- 043/J/I/2023
- 044/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 046/J/IX/2023
- 047/J/X/2023
- 048/J/X/2025
- 049/J/XI/2025
- 050/J/II/2026
- 051/J/II/2026
- 052/J/II/2026
- Kode Etik Jurnalistik
- Sitemap
Archives
- August 2026
- July 2026
- June 2026
- May 2026
- April 2026
- March 2026
- February 2026
- January 2026
- December 2025
- November 2025
- October 2025
- September 2025
- August 2025
- July 2025
- June 2025
- May 2025
- April 2025
- March 2025
- February 2025
- January 2025
- December 2024
- November 2024
- October 2024
- September 2024
- August 2024
- July 2024
- June 2024
- May 2024
- April 2024
- March 2024
- February 2024
- January 2024
- December 2023
- November 2023
- October 2023
- September 2023
- August 2023
- July 2023
- June 2023
- May 2023
- April 2023
- March 2023
- February 2023
- January 2023
- December 2022
- November 2022
- October 2022
- September 2022
- August 2022
- July 2022
- June 2022
- May 2022
- April 2022
- March 2022
- February 2022
- January 2022
- December 2021
- November 2021
- October 2021
- September 2021
- August 2021
- July 2021
- June 2021
- May 2021
- April 2021
- March 2021
- February 2021
- January 2021
- December 2020
- November 2020
- October 2020
- September 2020
- August 2020
- July 2020
- June 2020
- May 2020
- April 2020
- March 2020
- February 2020
- January 2020
- December 2019
- November 2019
- October 2019
- September 2019
- August 2019
- July 2019
- June 2019
- May 2019
- April 2019
- March 2019
- February 2019
- January 2019
- December 2018
- November 2018
- October 2018
- September 2018
- August 2018
- July 2018
- June 2018
- May 2018
- April 2018
- March 2018
- February 2018
- January 2018
- December 2017
- November 2017
- October 2017
- September 2017
- August 2017
- July 2017
- June 2017
- May 2017
- April 2017
- March 2017
- February 2017
- January 2017
- December 2016
- November 2016
- October 2016
- September 2016
- August 2016
- July 2016
- June 2016
- May 2016
- April 2016
- March 2016
- February 2016
- January 2016
- December 2015
- November 2015
- October 2015
- September 2015
- August 2015
Categories
- AdvertNews (63)
- Ekonomi (41)
- Gaya Hidup (1,237)
- Hukum & Kriminalitas (2,000)
- Internasional (30)
- Nasional (84,157)
- KOARMABAR (117)
- KOLINLAMIL (51)
- PENKOSTRAD (20,768)
- Olahraga (601)
- Pariwisata & Budaya (15)
- Pendidikan (242)
- Peristiwa (488)
- Politik (558)
- Profil (3)
- Sains & Teknologi (1)
- SMSI (43)
- Uncategorized (909)
Berita Terkini
- August 10, 2026
Wujud Kepedulian Kepada Warga, Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Berikan Pelayanan Kesehatan Keliling
- August 10, 2026
Meriahkan HUT RI ke-81, Yonif 754 Kostrad Gelar Beragam Perlombaan
- August 10, 2026
Jaga Kebugaran, Prajurit Yonif 323 Gelar Lari Hubungan Batalyon di Kota Banjar
- August 10, 2026
Komsos dan Edukasi Hukum, Satgas Yonarmed 13 Kostrad Terima Sukarela Sisik Trenggiling
- August 10, 2026
Pratu Miktam dari Yonif 320 Kostrad Raih Juara 1 IPEKA Run 5K Umum
- August 10, 2026
Copyright © 2017 Jurnalline Cyber Media
- Contact
- HUKUM & KRIMINALITAS
- Pedoman Pemberitaan Media Siber
- Redaksi Jurnalline
- 001/J/I/2015
- 002/J/I/2015
- 003/J/I/2015
- 004/J/III/2017
- 005/J/VII/2019
- 006/J/VII/2019
- 007/J/VII/2019
- 011/J/XII/2016
- 014/J/I/2015
- 015/J/VIII/2016
- 016/J/IX/2016
- 017/J/XII/2016
- 018/J/III/2017
- 019/J/III/2017
- 020/J/I/2017
- 021/J/VIII/2017
- 022/J/VII/2019
- 023/J/VIII/2020
- 024/J/XI/2021
- 025/J/VII/2021
- 026/J/XI/2021
- 027/J/XI/2021
- 028/J/XII/2021
- 029/J/XII/2021
- 030/J/I/2022
- 031/J/I/2022
- 032/J/III/2022
- 033/J/IV/2022
- 034/J/VI/2022
- 035/J/VI/2022
- 036/J/VI/2022
- 037/J/VII/2022
- 038/J/VII/2022
- 039/J/VIII/2022
- 040/J/VIII/2022
- 041/J/VIII/2022
- 042/J/I/2023
- 043/J/I/2023
- 044/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 046/J/IX/2023
- 047/J/X/2023
- 048/J/X/2025
- 049/J/XI/2025
- 050/J/II/2026
- 051/J/II/2026
- 052/J/II/2026
- Kode Etik Jurnalistik
- Sitemap



