Latihan Peleton Beranting Prajurit Yonarmed 12 Kostrad

Spread the love

Jurnalline.com, Penkostrad – Dalam rangka perlombaan Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya serta memperingati Hari Juang Kartika pada bulan Desember 2017, Satuan Yonarmed 12 Kostrad melaksankan latihan Peleton Beranting (Tonting) yang dipimpinan oleh Kapten Arm M. Marzuq A  sebagai Perwira Koordinator. Rabu (06/12).

Latihan Ton Beranting ini telah dilaksanakan oleh Yonarmed 12 Kostrad sejak bulan November lalu, dengan materi latihan pembinaan fisik, disiplin sikap serta kekompakan.

Disela-sela latihan Kapten Arm M. Marzuq A menyampaikan latihan yang dilaksanakan oleh prajurit Yonarmed 12 Kostrad yang tergabung dalam Peleton Beranting ini setiap harinya melaksanakan jalan kaki dengan jarak antara 10 sampai dengan 25 Km.

“Seluruh prajurit menggunakan perlengkapan lengkap, mulai dari senjata hingga isi dalam ransel Protap itu sendiri. Ini semua sesuai aturan pelaksanaan lomba, untuk waktu latihan juga kita laksanakan secara bervariasi baik pagi, sore bahkan malam hari dengan harapan prajurit akan terbiasa saat pelaksanaan lomba,” terangnya.

“Tidak hanya latihan jalan kaki saja yang kita laksanakan, penguatan perut, kaki dan tangan juga menjadi rutinitas latihan serta yang tak kalah pentingnya disiplin dalam sikap Permildasnya serta kekompakan dalam bernyanyi juga menjadi prioritas sasaran latihan,” imbuh Marzuq.

Sementara itu Danyonarmed 12 Kostrad Letnan Kolonel Arm Wahyu Jatmiko, S.Sos MM juga menyampaikan, Perlombaan Tonting Yudha Wastu Pramuka Jaya dilaksanakan rutin setiap tahun pada saat peringatan Hari Juang Kartika yang dilaksanakan sebagai bentuk Napak Tilas dalam rangka mengenang Almarhum Panglima Besar Jendral Sudirman.

“Tetap semangat, kompak dalam latihan maupun saat lomba nanti sehingga hasil yang dicapai akan optimal. Jaga nama baik Angicipi dengan raihan prestasi yang membanggakan”, pesan Wahyu kepada prajurit Yonarmed 12 Kostrad.

Kegiatan Peleton Beranting, merupakan gerak jalan biasa dengan membawa beban ransel, yang dilengkapi dengan senjata lengkap, dimana dalam pelaksanaannya pasukan harus berjalan dalam keadaan berbaris teratur serta rapih dan menyanyikan lagu-lagu. Selain itu, pasukan juga harus tepat waktu dalam menempuh jarak.

(Fram/Dre)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.