Dominasi ratusan anak muda hadir dalam kegiatan Majelis Al Madad

Spread the love

Jurnalline.com, Tangerang Selatan – Gema Sholawat Dan Dzikir Akbar  4139 H dengan tema “One Day Rasull” pada hari Sabtu ( 3/3/2018) malam di Jalan Mandor Sahlan  RT 01/09  Kelurahan Serua Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan.

Penceramah Habib Lutfi Al Haddad (Pimpinan Majelis Al Madad) mengatakan bahwa tahun 2018 adalah tahun politik, orang Islam harus pintar dan paham, jangan hanya ikut-ikutan yang tidak mengerti.

“Jangan jadi manusia ikut-ikutan salah, ikut-ikutan tidak benar, yang wajib diikuti adalah ulama, kyai dan alhabaib yang ajarannya bersumber dari Alquran dan Al Hadis,” terangnya

Selain itu, ia juga mengatakan, Bahwa pula tidak akan mampu apapun senjatanya, kalau seandainya Allah dan Rosulnya ada dalam hati kita, semua masalah akan beres karena Allah dan Rosulnya bersemayam dalam hati kita, Allah SWT maha berkuasa, dan semuanya akan terjadi atas ijin Allah.

“Agar jangan takut dimusuhi meskipun seluruh manusia memusuhi kita, kalau Allah dan Rosulmya ada dalam hati dan jiwa kita. Insya Allah hidup kita akan berkah dunia dan akherat. Tugas habib dan Ulama menasehati pemerintah dan pejabat, saling bahu-membahu sehingga hidup akan tentram,” tambanya

“kemaksiatan sudah merajalela, Allah akan mengangkat barokah diatas bumi, ulama diteror dan ditakuti ini bahaya, ini tahun fitnah, penuh adu domba. Kita umat harus membela dan bersatu menjaga ulama, menjaga NKRI dan siap untuk tidak di adu domba,” imbuhnya.

Sebelumnya, ceramah oleh Habib Nabiel Syauqi Al Qodry mengatakan bahwa Allah SWT berpesan kepada kita agar kita mewariskan turunan atau generasi yang kuat, anak muda memiliki ciri khas tersendiri dalam mengekspresikan kecintaannya kepada Rasulullah. “Tidak hanya mencerdaskan intelektual, akan tetapi mendidik generasi penerus kita cerdas ilmu spiritualnya,” ujarnya.

Hakikatnya manusia mencari ketenangan jiwa dalam hidupnya, karena merasa sedih dan gelisah, sehingga banyak yang mencari guru spiritual untuk menenangkan jiwa dan pikirannya. “Ilmu pengetahuan dan ilmu agama penting, tapi yang terpenting adalah hati yang bersih.

Insya Allah negeri kita menjadi negeri yang Baldhatun thoyibatun wa Robbun Ghofur, negeri yang baik, makmur, sejahtera dan Tuhan yang maha pengampun.

“Betawi harus jadi garda terdepan dalam menjaga wilayahnya, ulama dan menjaga negaranya.Kita doakan para pemerintah dan pejabat negeri kita, mereka mendapatkan kecerdasan jiwanya, dengan keluhuran iman dan kecerdasan spiritualnya, mereka para pemimpin bisa amanah dalam menjalankan tugasnya,” pungkasnya.

(Tb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.