Deprecated: urlencode(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /usr/share/nginx/html/jurnalline/index.php on line 2

Deprecated: Function curl_close() is deprecated since 8.5, as it has no effect since PHP 8.0 in /usr/share/nginx/html/jurnalline/index.php on line 2

Deprecated: ob_end_flush(): Producing output from user output handler PoweredCache\FileOptimizer::process_buffer is deprecated in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/functions.php on line 5349
Taruna AAL Tk II Angkatan 67 Jalani Pembentukan Great Followership - Jurnalline
Deprecated: Using null as the key parameter for array_key_exists() is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-theme-json.php on line 2380

Deprecated: Using null as the key parameter for array_key_exists() is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-theme-json.php on line 2380

Deprecated: Using null as the key parameter for array_key_exists() is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-theme-json.php on line 2380

Deprecated: Using null as the key parameter for array_key_exists() is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-theme-json.php on line 2380

Taruna AAL Tk II Angkatan 67 Jalani Pembentukan Great Followership


Deprecated: Using null as an array offset is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-block-type-registry.php on line 168

Deprecated: Using null as an array offset is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-block-type-registry.php on line 168

Deprecated: Using null as an array offset is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-block-type-registry.php on line 168

Deprecated: Using null as an array offset is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-block-type-registry.php on line 168

Deprecated: Using null as an array offset is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-block-type-registry.php on line 168

Deprecated: Using null as an array offset is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-block-type-registry.php on line 168

Deprecated: Using null as an array offset is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-block-type-registry.php on line 168
Spread the love

Jurnalline.com, Surabaya –
Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat ll Angkatan ke-67 tengah menjalani pembentukan Great Followership dalam program Latihan Praktek Followership selama sepekan di bawah bimbingan Depatemen Kepemimpinan AAL.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Depatemen Kepemimpinan (Kadeppim) AAL Letkol Laut (KH) Anon Hadi Susilo, S.Psi. M.Sc.. Saat meninjau pelaksanaan Lattek di indoorsport, Bumimoro AAL, Surabaya, Kamis (5/3).

Latihan ini lanjut Anon, berlangsung selama lima hari mulai tanggal 2 s.d 6 Maret 2020. Lattek ini merupakan program pelaksanaan pendidikan AAL semester genap yang diikuti 112 orang Taruna dan Taruni yang dalam pelaksanaannya terbagi dalam lima kelompok sesuai Jurusan Prodi di AAL.

Menurur Anon, dalam rangka mempraktekkan teori Followership di kelas, Taruna tingkat II perlu latihan followership. Tujuannya adalah untuk melatih para taruna menjadi pengikut (follower) yang efektif dalam melaksanakan tugas dari organisasi.

Materi yang dilatihkan antara lain materi merubah mindset melalui Neuro Asosiative Conditioning System (NAC), penanganan problem-problem pekerjaan bawahan dari Nara Sumber, dan out bond lapangan untuk kerja sama.

“Dengan didukung 28 Fasilitator dan 30 Pendukung latihan, diharapkan selesai latihan para Taruna memahami tipe follower dirinya dan mampu mengembangkan diri menjadi follower yang efektif,” harapnya.

Menurutnya pemimpin yang hebat muncul dari pengikut (follower) yang efektif. Karena pengikut yang efektif mampu berpikir kritis dan aktif dalam kinerja. Organisasi bila diawaki oleh pengikut yang efektif akan dengan mudah mencapai tujuan organisasi.

Ia mencontohkan peristiwa Pendaratan Amfibi di Normandia yang dipimpin oleh Jenderal Eisien Hower, merupakan salah satu contoh keefektifan followership.

“Sang Pemimpin Sekutu, belum pernah mengetahui kinerja seluruh bawahan dari negara-negara sekutu, namun karena bawahan efektif, operasi pendaratan dapat dilaksanakan,” terangnya.

Penulis : Fram
Editor : Ndre

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Deprecated: File Theme without sidebar.php is deprecated since version 3.0.0 with no alternative available. Please include a sidebar.php template in your theme. in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/functions.php on line 5646