Tauladani dan Warisi Perjuangannya, TNI AL Gelar Dialog Kiprah Laksamana Mas Pardi
March 7, 2021- Tweet
- Pin It
Jurnalline.com, Jakarta – Laksamana Muda Mas Pardi merupakan pendiri TNI AL dan Kepala Staf Angkatan Laut pertama, pengembang ilmu pelayaran nasional dan turut serta menjadi delegasi RI pada Sidang Hukum Laut Internasional di Jenewa tahun 1958. Namun demikian perjuangannya dalam membesarkan bidang maritim di tanah air tidak banyak dikenal masyarakat Indonesia. Oleh karena itu Dinas Sejarah Angkatan Laut (Disjarahal) mencoba mengangkat perjuangan sang Laksamana supaya bisa menjadi tauladan dan mewarisi perjuangannya dengan menyelenggarakan Dialog Sejarah yang bertema “Merunut Perjuangan Laksamana Mas Pardi Untuk Ibu Pertiwi”, di KRI Dewaruci yang sandar di Pelabuhan, Tanjung Emas, Semarang Jumat (5/3).

Demikian disampaikan Kadisjarahal Laksamana Pertama TNI Supardi, S.E., MBA, CHRMP saat membuka kegiatan diaog yang diselenggarakan di geladak KRI Dewaruci yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Mas dalam rangkaian kegiatan Syiar Samudera yang mengunjungi beberapa daerah di pulau Jawa. Kegiatan dialog yang mengikutsertakan mahasiswa dan pramuka Saka bahari ini merupakan tindak lanjut penjabaran penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., yakni harapannya supaya prajurit TNI AL bisa mempunyai nilai positif di masyarakat. Dialog sejarah kemaritiman ini sangat bermanfaat bagi generasi muda untuk dijadikan referensi dalam perjalanan hidupnya ke depan.
“Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk mengangkat nama dan perjuangan Laksamana Mas Pardi agar bisa memberikan inspirasi bagi pembangunan nasional berbasis maritim dengan mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia”, tegas perwira tinggi Alumni AAL angkatan 36 ini.
Dialog kesejarahan ini menampilkan tiga narasumber yaitu Letkol Laut (KH) Drs. Heri Sutrisno, M.Si dari Disjarahal, Capt. Hadi Supriyono, M.Mar dosen senior Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, dan Dr. Dhanang Respati Puguh, M.Hum Ketua Departemen Sejarah Universitas Diponegoro, dipandu oleh Letkol (E) Elias Baratiku.
Letkol Heri Sutrisno menyoroti perjuangan Laksamana Mas Pardi dalam membentuk dan mengembangkan TNI AL pada Masa Perang Kemerdekaan. Secara rinci perwira alumni Jurusan Sejarah Undip dan Dik Pa PK I 1993 ini mengungkapkan profesi maritim Mas Pardi dimulai pada Zaman Penjajahan Belanda dengan memasuki sekolah pelayaran dan diterima sebagai perwira di Gouvernement Marine (GM), semacam Coast Guard di masa Hindia Belanda dan ilmu pelayarannya ditularkan pada masa pendudukan Jepang dengan menjadi guru Sekolah Pelayaran Tinggi (SPT). Setelah Indonesia merdeka Mas Pardi bersama para bahariawan Jakarta membentuk Badan Keamanan Rakyat Laut atau BKR Laut dan setelah badan ini bertransformasi menjadi TKR Laut Mas Pardi diangkat sebagai Pemimpin Umum TKR Laut semacam jabatan Kasal pada saat ini dengan pangkat Laksamana III atau Laksamana Muda untuk ukuran saat ini. Di tengah situasi yang sulit selama kemerdekaan Laksamana Mas Pardi meletakkan pondasi kekuatan TNI Angkatan Laut dengan mengembangkan pangkalan, armada, pendidikan angkatan laut dan menggelar berbagai operasi laut ALRI selama Perang Kemerdekaan.
Sementara itu, Capt. Hadi Supriyono mengungkapkan peran Mas Pardi di Jawatan Pelayaran atau Ditjen Perhubungan Laut saat ini. Setelah Perang Kemerdekaan perhatian sang Laksamana tercurah pada pengembangan ilmu pelayaran. Seperti halnya di angkatan laut pada masa sebelumnya, sejak tahun 1952 perhatian Mas Pardi pada pendidikan pelayaran diimplementasikan pada pendirian Akademi Ilmu Pelayaran (AIP) di Jakarta dan Sekolah Pelayaran Semarang (SPS) yang saat ini dikenal sebagai Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang. Lebih lanjut dosen senior alumni sekolah pelayaran Del Helder ini menyatakan bahwa Mas Pardi berupaya para pelaut Indonesia menjadi tuan di negara sendiri. Oleh karena itu pendidikan perwira pelaut harus terus dikembangkan agar bangsa Indonesia tidak lagi sebatas sebagai awak atau pegawai rendahan (jongos) di kapal. Kapasitas keilmuan maritimnya tercermin dari buku-buku yang ditulisnya dan menjadi referensi utama di sekolah-sekolah pelayaran seperti Kuasailah Lautan Indonesia (1951) Pesawat Navigasi untuk Sekolah Pelayaran (1954), Almanak Nautika (1965) dan Ilmu Pelayaran Datar (1967).
Sedangkan Dr. Dhanang Respati menyatakan bahwa penggalan-penggalan narasi tentang Laksamana Mas Pardi sudah menyuratkan dengan jelas bahwa tokoh ini bukan orang sembarangan. Namun demikian alumni S3 Sejarah UGM ini mengingatkan untuk harus menyusun narasi yang lengkap dan komprehensip dalam sebuah buku biografi. Buku tersebut berisi latar belakang sosial budaya tokoh ini, perjuangan dan perannya di berbagai bidang kemaritiman di tanah air, dan sejauh mana bobot perannya dalam mengembangkan kemaritiman Indonesia. Latar belakang sosial budaya untuk menjawab pencapaian prestasi Laksamana Mas Pardi. Berbagai tempat yang menjadi medan baktinya merupakan sumber inspirasi. Sedangkan bobot perjuangannya untuk menentukan kadar perjuangan dan kepahlawanan seorang Mas Pardi. Tentunya karya ini membutuhkan riset sejarah yang mendalam dan pada waktunya digunakan sebagai bagian dari pengusulan Pahlawan Nasional.
Penulis : Fram
Editor : Ndre
Sumber : Berita Dinas Penerangan Angkatan Laut.
You may also like...
Pages
- Contact
- HUKUM & KRIMINALITAS
- Pedoman Pemberitaan Media Siber
- Redaksi Jurnalline
- 001/J/I/2015
- 002/J/I/2015
- 003/J/I/2015
- 004/J/III/2017
- 005/J/VII/2019
- 006/J/VII/2019
- 007/J/VII/2019
- 011/J/XII/2016
- 014/J/I/2015
- 015/J/VIII/2016
- 016/J/IX/2016
- 017/J/XII/2016
- 018/J/III/2017
- 019/J/III/2017
- 020/J/I/2017
- 021/J/VIII/2017
- 022/J/VII/2019
- 023/J/VIII/2020
- 024/J/XI/2021
- 025/J/VII/2021
- 026/J/XI/2021
- 027/J/XI/2021
- 028/J/XII/2021
- 029/J/XII/2021
- 030/J/I/2022
- 031/J/I/2022
- 032/J/III/2022
- 033/J/IV/2022
- 034/J/VI/2022
- 035/J/VI/2022
- 036/J/VI/2022
- 037/J/VII/2022
- 038/J/VII/2022
- 039/J/VIII/2022
- 040/J/VIII/2022
- 041/J/VIII/2022
- 042/J/I/2023
- 043/J/I/2023
- 044/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 046/J/IX/2023
- 047/J/X/2023
- 048/J/X/2025
- 049/J/XI/2025
- 050/J/II/2026
- 051/J/II/2026
- 052/J/II/2026
- Kode Etik Jurnalistik
- Sitemap
Archives
- September 2026
- August 2026
- July 2026
- June 2026
- May 2026
- April 2026
- March 2026
- February 2026
- January 2026
- December 2025
- November 2025
- October 2025
- September 2025
- August 2025
- July 2025
- June 2025
- May 2025
- April 2025
- March 2025
- February 2025
- January 2025
- December 2024
- November 2024
- October 2024
- September 2024
- August 2024
- July 2024
- June 2024
- May 2024
- April 2024
- March 2024
- February 2024
- January 2024
- December 2023
- November 2023
- October 2023
- September 2023
- August 2023
- July 2023
- June 2023
- May 2023
- April 2023
- March 2023
- February 2023
- January 2023
- December 2022
- November 2022
- October 2022
- September 2022
- August 2022
- July 2022
- June 2022
- May 2022
- April 2022
- March 2022
- February 2022
- January 2022
- December 2021
- November 2021
- October 2021
- September 2021
- August 2021
- July 2021
- June 2021
- May 2021
- April 2021
- March 2021
- February 2021
- January 2021
- December 2020
- November 2020
- October 2020
- September 2020
- August 2020
- July 2020
- June 2020
- May 2020
- April 2020
- March 2020
- February 2020
- January 2020
- December 2019
- November 2019
- October 2019
- September 2019
- August 2019
- July 2019
- June 2019
- May 2019
- April 2019
- March 2019
- February 2019
- January 2019
- December 2018
- November 2018
- October 2018
- September 2018
- August 2018
- July 2018
- June 2018
- May 2018
- April 2018
- March 2018
- February 2018
- January 2018
- December 2017
- November 2017
- October 2017
- September 2017
- August 2017
- July 2017
- June 2017
- May 2017
- April 2017
- March 2017
- February 2017
- January 2017
- December 2016
- November 2016
- October 2016
- September 2016
- August 2016
- July 2016
- June 2016
- May 2016
- April 2016
- March 2016
- February 2016
- January 2016
- December 2015
- November 2015
- October 2015
- September 2015
- August 2015
Categories
- AdvertNews (63)
- Ekonomi (41)
- Gaya Hidup (1,238)
- Hukum & Kriminalitas (2,013)
- Internasional (30)
- Nasional (84,710)
- KOARMABAR (117)
- KOLINLAMIL (52)
- PENKOSTRAD (20,918)
- Olahraga (603)
- Pariwisata & Budaya (15)
- Pendidikan (244)
- Peristiwa (497)
- Politik (558)
- Profil (3)
- Sains & Teknologi (1)
- SMSI (43)
- Uncategorized (909)

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE 81 Berita Terkini
- September 10, 2026
Ciptakan Rasa Aman, Koramil 04/Jati Asih Perkuat Patroli Malam Bersama Polsek Jati Asih
- September 10, 2026
Koramil CBD Dan PDA Intensifkan Patroli, Antisipasi Tawuran dan Kenakalan Remaja
- September 10, 2026
TNI AL Gelar Apel Siaga Dan Tasyakuran Hari Jadi TNI AL Ke-81 Tahun 2026
- September 10, 2026
Kaderisasi Damkar, Koramil 07 Pondok Aren Libatkan Warga dan Pelajar
- September 10, 2026
TNI AL Temukan Pelampung Di Perairan Cikoneng Anyer
- September 10, 2026
Copyright © 2017 Jurnalline Cyber Media
- Contact
- HUKUM & KRIMINALITAS
- Pedoman Pemberitaan Media Siber
- Redaksi Jurnalline
- 001/J/I/2015
- 002/J/I/2015
- 003/J/I/2015
- 004/J/III/2017
- 005/J/VII/2019
- 006/J/VII/2019
- 007/J/VII/2019
- 011/J/XII/2016
- 014/J/I/2015
- 015/J/VIII/2016
- 016/J/IX/2016
- 017/J/XII/2016
- 018/J/III/2017
- 019/J/III/2017
- 020/J/I/2017
- 021/J/VIII/2017
- 022/J/VII/2019
- 023/J/VIII/2020
- 024/J/XI/2021
- 025/J/VII/2021
- 026/J/XI/2021
- 027/J/XI/2021
- 028/J/XII/2021
- 029/J/XII/2021
- 030/J/I/2022
- 031/J/I/2022
- 032/J/III/2022
- 033/J/IV/2022
- 034/J/VI/2022
- 035/J/VI/2022
- 036/J/VI/2022
- 037/J/VII/2022
- 038/J/VII/2022
- 039/J/VIII/2022
- 040/J/VIII/2022
- 041/J/VIII/2022
- 042/J/I/2023
- 043/J/I/2023
- 044/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 045/J/VII/2023
- 046/J/IX/2023
- 047/J/X/2023
- 048/J/X/2025
- 049/J/XI/2025
- 050/J/II/2026
- 051/J/II/2026
- 052/J/II/2026
- Kode Etik Jurnalistik
- Sitemap



