Petani Desa Tempok Keluhkan Kekeringan dan Sulitnya BBM Solar untuk Pompa Air

Spread the love

Jurnalline.com, Tompaso – Kemarau panjang yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir mulai berdampak serius terhadap sektor pertanian di Desa Tempok, Kecamatan Tompaso.

 

Puluhan hektare sawah dan lahan perkebunan mengalami kekeringan. Tanah mulai retak dan sejumlah petani terancam gagal panen.

 

Kondisi semakin sulit karena rumah pompa air yang biasa digunakan untuk mengalirkan air ke lahan pertanian tidak dapat beroperasi secara maksimal. Salah satu kendalanya adalah kesulitan mendapatkan BBM jenis solar untuk kebutuhan pompa.

 

Menurut pemerintah desa dan masyarakat petani, pihak SPBU belum dapat melayani pembelian solar karena diperlukan surat pengantar dari instansi terkait. Akibatnya, distribusi air ke lahan persawahan dan perkebunan menjadi terganggu.

 

Pemerintah Desa Tempok bersama para petani berharap ada kebijakan dan solusi dari pihak terkait, termasuk Pertamina, agar kebutuhan BBM untuk mengoperasikan rumah pompa air dapat dipenuhi sesuai ketentuan.

 

Hukum Tua Desa Tempok, Vano Sumilat, mengatakan bantuan dan kebijakan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat, terutama dalam menghadapi kondisi kemarau berkepanjangan yang mulai mengancam hasil pertanian.

 

“Harapan kami ada solusi sehingga pompa air bisa kembali berfungsi dan membantu petani mendapatkan pasokan air. Ini penting untuk menjaga ketahanan pangan keluarga dan memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

 

Keluhan serupa disampaikan Opa Max Pantow, salah seorang petani Desa Tempok. Ia mengatakan lahan sawah dan kebunnya kini tidak lagi produktif karena kekurangan air.

 

“Kebun dan sawah sudah mengalami kekeringan. Kalau tidak ada distribusi air dari rumah pompa, kami sangat kesulitan,” ungkapnya.

 

Para petani berharap persoalan ini segera mendapat perhatian dari pemerintah dan pihak terkait agar lahan pertanian yang terdampak kekeringan dapat kembali memperoleh pasokan air dan para petani tidak semakin mengalami kerugian. (EffendyIskandar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.