Gubernur YSK Dorong Kebudayaan Jadi Penggerak Ekonomi Sulut

Spread the love

Jurnalline.com, Manado – Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE menegaskan bahwa Rona Budaya Sulut 2026 tidak boleh sekadar menjadi perayaan tahunan, tetapi harus menjadi momentum menjadikan kebudayaan sebagai kekuatan strategis untuk menggerakkan ekonomi, pariwisata, sekaligus memperkuat identitas daerah.

 

Saat membuka Rona Budaya di Museum Negeri Sulawesi Utara, Yulius mengatakan budaya bukan hanya warisan masa lalu, melainkan bagian penting dari pembangunan masa depan.

 

Potensi seni, kerajinan, kuliner, fesyen, dan produk kreatif berbasis budaya dinilai dapat memperkuat UMKM serta membuka peluang ekonomi baru.

 

Mengusung tema “Merayakan Warisan Budaya, Merawat Keberagaman, Menguatkan Identitas”, Rona Budaya mempertemukan kekayaan budaya Nusa Utara, Minahasa Raya, dan Bolaang Mongondow Raya. Rangkaian kegiatan berlangsung selama satu bulan, antara lain Pekan Bataha Santiago, Pekan Maria Walanda Maramis, Pekan Adampe Dolot, dan Pekan Keragaman Nusantara.

 

Pemprov Sulut juga berkomitmen menjadikan Pekan Kebudayaan Daerah sebagai agenda tahunan yang terstruktur dan berkelanjutan. Pemerintah didorong membina pelaku seni, mendukung UMKM berbasis budaya, serta membuka ruang kreativitas bagi generasi muda.

 

Yulius mengingatkan generasi muda agar tetap modern tanpa kehilangan akar budaya. Menurutnya, kemajuan Sulawesi Utara harus berjalan seiring dengan pelestarian identitas dan nilai keberagaman.

 

Rona Budaya 2026 diharapkan menjadi gerakan bersama yang menghubungkan budaya, ekonomi kreatif, pariwisata, dan pembangunan daerah, sehingga Sulawesi Utara semakin maju dan kompetitif tanpa kehilangan jati dirinya.

(EffendyIskandar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.