SULUT JUARA UMUM IHR KEJURNAS PORDASI KE-60 SERI II 2026, GUBERNUR YULIUS ANGKAT PIALA PRESIDEN RI

Spread the love

TOMPASO, Jurnalline.com – Sulawesi Utara (Sulut) menorehkan prestasi membanggakan di panggung olahraga berkuda nasional. Tampil sebagai tuan rumah Indonesia’s Horse Racing (IHR) Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Seri II Tahun 2026, kontingen Sulut sukses keluar sebagai juara umum dengan raihan 129 poin.

Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sulawesi Utara. Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Kabupaten Minahasa, menjadi saksi perjuangan para atlet, joki, pemilik kuda, pelatih, dan pengelola stable yang bersatu mengantarkan Sulut meraih gelar tertinggi dalam kejuaraan nasional tersebut, Sabtu (24/10/2026).

 

Puncak kebahagiaan terlihat ketika Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., mengangkat Piala Presiden Republik Indonesia sebagai simbol keberhasilan kontingen Sulut menjadi juara umum.

 

Prestasi ini bukan sekadar kemenangan di arena pacuan. Lebih dari itu, hasil tersebut menjadi momentum kebangkitan olahraga berkuda di Sulawesi Utara sekaligus membuka peluang bagi atlet, joki, pelatih, dan kuda-kuda pacu daerah untuk bersaing lebih jauh di tingkat nasional hingga internasional.

 

Gubernur Yulius: Momentum Kebangkitan Pacuan Kuda Sulut

 

Kepada para awak media usai kegiatan Gubernur Sulut Mayjen TNI (purn) Yulius Selvanus, SE, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian kontingen Sulawesi Utara yang berhasil merebut gelar juara umum sekaligus membawa pulang Piala Presiden RI.

 

“Pertama-tama kita memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena sore ini Sulawesi Utara juara umum,” ujar Yulius.

 

Menurutnya, keberhasilan meraih Piala Presiden merupakan catatan sejarah yang patut disyukuri sekaligus dijadikan titik awal untuk membangun kembali kejayaan olahraga pacuan kuda di Bumi Nyiur Melambai.

 

“Meraih Piala Presiden dan ini sejarah untuk kita Sulawesi Utara. Mulai hari ini, kita sepakati bersama untuk olahraga kuda di Sulawesi Utara akan bangkit kembali,” tegasnya.

 

Gubernur juga menegaskan pentingnya dukungan semua pihak untuk menjaga kesinambungan pembinaan olahraga berkuda. Dukungan tersebut tidak hanya diperlukan bagi para joki dan atlet, tetapi juga bagi stable, pelatih, pengurus organisasi, serta seluruh elemen yang terlibat dalam pengembangan pacuan kuda.

 

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, lanjutnya, berkomitmen mendukung berbagai kegiatan PORDASI, baik yang berkaitan dengan pembangunan sarana fisik maupun pembinaan nonfisik.

 

Pembinaan nonfisik dinilai sama pentingnya karena menyangkut peningkatan kapasitas, pengetahuan, mental bertanding, dan profesionalisme para atlet agar mampu bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

 

“Kita akan dukung semua kegiatan-kegiatan, baik fisik maupun nonfisik. Nonfisik ini sangat penting, di mana pembekalan kepada atlet-atlet kita untuk menjadi yang terbaik di Indonesia,” ungkapnya.

 

Bidik Prestasi Internasional

Tak berhenti pada keberhasilan menjadi juara umum di tingkat nasional, Gubernur Yulius juga menaruh harapan besar terhadap masa depan pacuan kuda Sulawesi Utara.

 

Ia meyakini, melalui pembinaan yang terarah dan dukungan berkelanjutan, kualitas kuda pacu, kemampuan joki, serta kapasitas pelatih asal Sulut akan semakin berkembang dan mampu menembus persaingan internasional.

 

“Bahkan kita meyakini bahwa dari kita, kuda-kuda kita, kemudian joki-joki kita, pelatih-pelatih kita tidak akan tertinggal di sini saja, tetapi kita akan go international ke depannya. Ini saya yakini,” tandasnya.

 

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kemenangan di Tompaso diharapkan menjadi fondasi untuk membangun ekosistem olahraga berkuda yang lebih kuat, mulai dari pembibitan kuda, peningkatan kualitas pelatih, pengembangan kemampuan joki, hingga penyelenggaraan kompetisi yang berkesinambungan.

 

Dengan capaian 129 poin dan keberhasilan meraih Piala Presiden RI, Sulawesi Utara memiliki modal prestasi sekaligus motivasi untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah penting dalam pengembangan olahraga pacuan kuda nasional.

 

Hasil Lengkap IHR Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Seri II Tahun 2026

 

Berikut hasil pertandingan dari 16 race yang berlangsung di Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Kabupaten Minahasa.

 

RACE I

Kelas 2 Tahun Perdana A/B – 800 Meter

Makayasa — Miranda Stable (Sulut), 00.52.16

P. Mei — BHM Stable (Kalsel), 00.53.18

Milioner — Pinabetengan Stable (Sulut), 00.57.12

 

RACE II

Kelas 2 Tahun Pemula C/D – 800 Meter

Merabel — Miranda Stable (Sulut), 00.48.90

Bintang Liosar — Melati Stable (Sulut), 00.52.32

Marugan KF — Keepfly Stable (Sulut), 00.53.37

P. November — BHM Stable (Kalsel), 00.53.63

 

RACE III

Kelas 2 Tahun Pemula A/B – 1.000 Meter

Manuela — Miranda Stable (Sulut), 01.07.82

Bintang Limbers — R. Nayoan (Sulut), 01.08.49

 

RACE IV

Kelas 3 Tahun Calon Remaja – 1.200 Meter

Starmol — Elha Stable (Sulut), 01.16.94

Authentic BB — Blue Blood Stable (Papua Selatan), 01.18.35

Scarlet BB — Blue Blood Stable (Papua Selatan), 01.19.78

Mutiara Hitam — Jesika Stable (Sulut), 01.22.66

Jet Hummer — Mr. Baraiko Stable (Sulut), 01.24.42

Putra Mandala — Melati Stable (Sulut), 01.24.89

 

RACE V

Kelas F – 1.000 Meter

Sinar Sulteng — Zahan Stable (Sulteng), 01.09.63

Bunga Panama — Popotilo (Gorontalo), 01.10.43

Blessing Star — Jesika Stable (Sulut), 01.10.97

Tes 25 — Sparta Stable (Sulut), 01.13.54

Putra Prabyaksa — Prabayaksa Stable (Sulut), 01.15.15

Sniper — Mr. Baraiko Stable (Sulteng), 01.18.27

 

RACE VI

Kelas D Sprint – 1.000 Meter

Sienna — Jatinom Indah Stable (Sulut), 01.01.98

Zea Star — Kabasaran 08 Stable (DIY), 01.05.75

Mystic Gun — Kamangen Stable (Sulut), 01.06.20

Al Kilat — Kamplar Stable (Sulteng), 01.08.49

Queen Bernice — Melati Stable (Sulut), 01.09.47

 

RACE VII

Kelas C Sprint – 1.100 Meter

Kana Eclipse — Eclipse Stable (Sulut), 01.11.11

Beauty Generation — Aragon Stable (Jabar), 01.12.66

Egon — Berlian Stable (Jakarta), 01.13.02

Sunray Nagari — Bendang Stable (Sumut), 01.13.79

Princess Bandeng — Miranda Stable (Sulut), 01.14.97

Sinar Baru — Mr. Baraiko Stable (Riau), 01.20.32

Putra Boltara — Mr. Baraiko (Sulut), 01.21.59

 

RACE VIII

Kelas E – 1.200 Meter

Mika Eclipse — Eclipse Stable (Sulut), 01.19.31

Beby Sulteng — Tovio Stable (Sulteng), 01.21.68

Fiona Princess — Sparta Stable (DIY), 01.21.89

Tuama Minahasa — Veronika Jenifer (Sulut), 01.26.24

Naraswari — Jesika Stable (Sulut), 01.35.72

 

RACE IX

Kelas B Sprint – 1.200 Meter

Galant Eclipse — Eclipse Stable (Sulut), 01.17.27

Sun Princes — Prince Star Stable (Sulut), 01.19.40

Beatifull Sion — Prima Sion Stable (Sulsel), 01.20.54

Putra Nuangan — Captain Stable (Sulteng), 01.27.98

Karina — Sky Stable (Sulut), 01.28.96

Bone Momi — Kamplar Stable (Sulteng), 01.38.74

Melrose — Sparta Stable (NTT), 01.44.80

 

RACE X

Kelas D – 1.400 Meter

Atienza Nagari — Bullion 99 Stable (Sulut), 01.33.42

Legolas — Berlian Stable (Jakarta), 01.34.44

Red Clover — Alvin Stable (Sulteng), 01.38.12

Alika — Maesa Stable (Sulut), 01.38.63

 

RACE XI

Kelas C – 1.600 Meter

Ya Tarim T.A — Tombo Ati Stable (Jateng), 01.45.89

Abrantes Nagari — Bendang Stable (Sulut), 01.46.15

Sultan Nagari — Aragon Stable (Jabar), 01.47.08

Danantara — Captain Stable (Sulteng), 01.58.44

Laura — Mr. Baraiko (Sulut), 01.59.67

 

RACE XII

Kelas B – 1.850 Meter

Melasti — Miranda Stable (Sulut), 02.02.11

Agatha Star — Jatinom Indah Stable (Sulut), 02.02.87

Kancil Mas T.A — Tombo Ati Stable (Jateng), 02.03.58

Maesa Rex King — Maesa Stable (Sulut), 02.04.20

Ampharos Nagari — Bendang Stable (Aceh); waktu tidak dicantumkan

 

RACE XIII

Kelas A “Star of Stars” – 2.200 Meter

Kashmir BB — Blue Blood Stable (Papua Selatan), 02.26.97

Duke BB — Blue Blood Stable (Papua Selatan), 02.27.56

Monochrome — Miranda Stable (Sulut), 02.28.35

Zilong Rimboka — Rimboka Stable (Sulut), 02.30.67

Anochecer Nagari — Kinilow Stable (Sumbar); waktu tidak dicantumkan

 

RACE XIV

Kelas A Sprint “Super Sprint” – 1.300 Meter

Sun Power Nagari — Keepfly Stable (Sulut), 01.21.48

Nara Eclipse — Eclipse Stable (Sulut), 01.21.89

Surya BB — Blue Blood Stable (Papua Selatan), 01.23.92

Vhagar BB — Blue Blood Stable (Papua Selatan), 01.24.76

 

RACE XV

Kelas 3 Tahun Calon Derby – 1.400 Meter

Paco Eclipse — Eclipse Stable (Sulut), 01.34.99

Alarcos KF — Keepfly Stable (Sulut), 01.35.53

Pusako BB — Blue Blood Stable (Papua Selatan), 01.36.87

Astorga Nagari — Bendang Stable (Sulut), 01.37.43

Orlaith Shaqir — Savage Stable (Sulut), 01.37.79

Alarcon BB — Blue Blood Stable (Papua Selatan), 01.38.56

Sprinter Taurut — Taurut Stable (Sulut), 01.39.83

P. Bless — BHM Stable (Kalsel), 01.46.25

P. Awesome — BHM Stable (Kalsel), 01.49.45

 

RACE XVI

Kelas 2 Tahun Perdana C/D – 600 Meter

Lunox Rimboka — Rimboka Stable (Sulut), 00.35.95

Morelala Nagari — Bendang Stable (Sulut), 00.36.45

Bintang Perkasa — Popotilo Stable (Gorontalo), 01.11.50

 

Keberhasilan Sulawesi Utara meraih juara umum dengan 129 poin menjadi penegas bahwa potensi pacuan kuda daerah ini layak terus dikembangkan. Dengan dukungan pemerintah, organisasi olahraga, stable, atlet, joki, dan pelatih, prestasi di Tompaso diharapkan menjadi langkah awal menuju pencapaian yang lebih besar di masa mendatang.

 

(Effendy Iskandar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.