Kominfomas Kep Seribu Luncurkan Telepon Berbasis Internet

Spread the love

Jurnalline.com, JAKARTA – Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan (Kominfomas)  Kepulauan Seribu meluncurkan telepon lokal berbasis Voice Over Internet Protocol (VOIP), melalui jaringan internet. Diharapkan mampu mengatasi kendala komunikasi di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kepulauan Seribu.

“Telepon ini merupakan layanan dua arah dengan mengunakan jaringan internet yang sudah tersedia di lingkup wilayah Kepulauan Seribu,” ungkap Abdullah, Kasubag Tata Usaha Sudin Kominfomas Kepulauan Seribu, Rabu,27/4/2016

Ia menuturkan, ini merupakan bantuan untuk SKPD dari Bupati hingga ke Sekretaris Kelurahan, sehingga bisa memberikan solusi komunikasi yang selama ini menjadi kendala.

“Dengan aplikasi VOIP pengguna dapat berkomunikasi dengan nomor virtual IP address kapanpun, bersuara jernih, ngobrol lama tanpa putus, komunikasi dengan siapa saja jadi lebih lancar.” tuturnya.

Saat ini, sambung Abdullah ada sekitar 20 unit yang sudah terpasang dari mulai lingkungan kantor Kelurahan, Kecamatan dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan (Kominfomas) Kepulauan Seribu akan memanfaatkan jaringan internet untuk video teleconference. Gagasan itu dicetuskan karena jaringan internet di Kepulauan Seribu telah stabil dengan mengoptimalkan manajemen bandwith.

Video Conference adalah suatu layanan yang digunakan untuk melakukan panggilan video secara bersamaan pada satu waktu. Kedepan Pulau Seribu bisa gunakan itu,” ungkap Abdoellah, Kasubag Tata Usaha (TU) Sudin Kominfomas Kepulauan Seribu, Rabu (27/04/2016).

Ia mengatakan, dengan ketersediaan jaringan internet sekarang ini dan mulai stabil kita akan coba manfaatkan untuk video conference nantinya. Semoga itu bisa diimplementasikan. Karena letak geografis Kepulauan Seribu yang berbeda dengan daratan.

“Nantinya, rapat koordinasi antar Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dapat lebih mudah. Mere ka tidak perlu mondar-mandir daratan pulau,” ungkapnya.

Menurut Abdoellah, jarak dan waktu kini bukan persoalan dalam dunia bisnis atau pemerintahan. Tatap muka secara langsung kini tak lagi wajib dalam sebuah rapat atau pertemuan.

“Saat ini alat bantu percakapan jarak jauh atau teleconference kini semakin beragam dan berkembang pesat,” pungkasnya.

(Sriono/Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *