Penangkapan Dua OTK Diduga Anggota Baru PokMIT

Spread the love

Jurnalline.com, Sulut – Penangkapan 2 OTK yang diduga anggota baru Pok MIT di Desa Kalora Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso Abdul Mutalib Pia alias Abu Mutalib alias Bento, 27tahun, Islam, pekerjaan tidak ada ( alumni mahasiswa Univ 45 Makassar), asal Batu Merah, Ambon dan Hanzolah alias Yadi, 33 tahun, Islam, pekerjaan tidak ada, suku Ambon asal Alamat Pasar minggu Kejaten Jakarta Selatan, Oleh Babinsa membuke Kopda Roy Malore dan Babinsa Kalora Koptu Irwan Samsu, Senin (30/April/2018) sekitar pukul.05.45 s/d 15.00 wita.

Kronologis penangkapan OTK, pada Pukul 05.30 Wita Abdul. Muthalib Pia datang di Kios masyarakat di Desa Kalora untuk membeli sandal jepit, karena mencurigakan warga masyarakat Ibu Rusniati (Mama Uco), 45 tahun, Islam, alamat Desa Kalora menyampaikan ke Babinsa Kopda Roy Malore, ada orang mencurigakan di Kios.
“Saat bertemu dijalan, Babinsa Kopda Roy Ketika menanyai, “Mau Kemana..? Jawabnya Saya mau menunggu Mobil Ke Makasar, lalu disampaikan Babinsa Ayo kita ke rumah nanti tunggu mobil di rumah sambil minum kopi dan selanjutnya di bawa ke Rumah Babinsa Kopda Roy Malore menyampaikan kepada Koptu Irwan (Babinsa Desa Kalora) dan selanjutnya dilaporkan Kepada Danramil 1307-09/Poso Pesisir, Kapten Inf Ahmad Jayadi.”.

Lanjutnya sekitar Pukul 07.30 Wita Danramil 1307-09 bersama Anggota Unit Intel Dim 1307/Poso tiba di Rumah Babinsa Kopda Roy Malore dan melakukan pemeriksaan singkat kepada OTK Abdul Muthalib Pia, pada pukul 08.00 Wita Kabinda Sulteng Brigjen Pol Drs. Aris Wahyu tiba di rumah Babinsa selanjutnya melakukan koordinasi dengan Danramil 1307-09/Poso Pesisir, Kapten Inf Ahmad Jayadi serta memeriksa singkat terhadap Abdul Muthalib Pia. Puk 08.30 Wita Terduga OTK dibawa ke Polsek Poso Pesisir Utara Desa Membuke. Pk 08.35 Wita tiba di Mapolsek Poso Pesisir Utara selanjutnya dilakukan pemeriksaan.

Hasil pemeriksaan dari OTK Abdul Muthalib diperoleh informasi, bahwa Abdul Muthalib adalah merupakan bagian dari DPO Pok MIT Pimp Ali Kalora yang sudah bergabung kl 3 Bulan dari Bulan Februari 2018 sampai saat ini. Dimana yang bersangkutan suda melakukan kegiatan Tadrib/ pelatihan oleh Ali Kalora di Gunung di doktrin untuk memerangi Kaum Kafir, Aparat keamanan dan Siyah.

Diketahui Abdul Datang di Poso diantar oleh 3 orang Itang dari makasar menggunakan Mobil Avanza, Johan asal Ambon (datang dari Ambon bersama Abdul Murhalib), Ukasia alias Pirang asal Makasar turun dari Gunung karena Kabur dari kelompoknya dan tidak tahan ikut kelompok MIT karena sakit Hepatitis.

Selama di Gunung melihat 3 pucuk senjata, 2 Pucuk Laras panjang dibawa oleh Ali Kalora dan Romzy, 1 Pucuk Laras Pendek dibawa oleh Abu Alim, Masing membawa Bom Pipa Rakitan (kecuali An. Abdul Muthalib belum dapat bagian karena masih kurang.

Pok MIT yang berjumlah 9 orang masing-masing: 6 orang DPO ( Ali kalora, Romzy, Farel @Qatar, Nae @Galuh, Askar @Pak Guru, Abu Alim) dan rekannya yang baru 3 orang (Abdul Mutalib Pia, Ukasia @ Pirang dan Johan) Selama berada di Gunung sudah dilakukan Tadrib/Pelatihan Mobile di daerah Gunung Parigi dan Gunung Biru.

Sekitar Pukul 14.30 Wita OTK Hanzolah datang di Rumah masyarakat di Desa Kalora Sarifudin (Simpatisan), karena mencurigakan warga masyarakat Marjan, 46 Tahun, Islam, alamat Desa Kalora menyampaikan ke Babinsa Koptu Irwan samsu bahwa ada orang mencurigakan di rumah Sarifudin, (Simpatisan Pok Mit), 50thn Tukang alamat Desa Kalora dan Koptu Irwan langsung mendatangi rumah Sarifudin dan mendapati Hanzolah sedang duduk dan berbicara Sarifudin kemudian menanyai Terduga OTK tentang keberadaannya dan mau kemana dan dijawab mau ke Palu, Karena mencurigakan Koptu Irwan langsung mengamankan Terduga OTK dan dibawa ke rumahnya selanjutnya dilaporkan Kepada Danramil 1307-09/Poso Pesisir, Kapten Inf Ahmad Jayadi.

Pukul 14.45 Wita terduga OTK dijemput oleh Kabinda Sulteng Brigjen Pol Drs. Aris Wahyu dan dibawa ke Mapolsek Membuke, Pukul 15.00 Wita tiba di Mapolsek Membuke selanjutnya diambil keterangan singkat selanjutnya di serahkan ke Pihak Polres Poso dan diterima oleh Bripka Pausil (Kanit Reskrim Polres Poso) selanjutnya pukul 15.25 Wita Kedua Terduga OTK Lk. Abdul Mutalib Pia dan Lk. Hanjola di bawa menuju ke Mapolda Sulteng.

Saat diintrogasi oleh Intel didapati sejumlah barang bukti yang di bawa oleh OTK An. Abdul Mutalib Pia diantaranya Peta Alindu skala 1:50.000 (lembar 2015-62) Edisi l-1991(1 buah), Kompas Kalibrasi 1:50.000 meter dan 1:25.000 meter (Jenis Lensatic kompass) 1 buah, Celana BlackHawk warna hitam 1 buah, Baju kaos lengan panjang warna abu-abu corak hitam 1 buah, Sisir warna hijau dan kuning, Kartu 3 buah (Hicard, cimb Niaga,Graha media), Jam tangan QQ warna hitam 1 buah, Sikat gigi warna merah 1 buah, Teh celup sariwangi 1 kotak, Senter kepala warna kuning blis merah 1 buah, Obat Enervon Active 3 papan, Bateray kecil merk Panasonic Alkaline warna merah 4 buah dan panasonic warna biru 3 buah jumlah 7 buah, Celana panjang warna coklat 1 buah, Al’Quaran kecil 1 buah, Uang 100.000 1 lembar, Mok kecil warna putih tutup biru 1 buah, Sarung tangan warna hitam 1 pasang, Batu Tawas 1 buah, Kabel data 1 buah, Shampo Pantine 1 sacet, Korek api gas 3 buah, Betadin kecil 1 botol, Parfum 2 buah (1 besar, 1 kecil), Baju kaos dalam loreng TNI 1 buah, Baju kaos loreng TNI-AL 1 buah,.Jaket Preman warna abu-abu 1 buah, Sarung TNI 1 buah, Tas loreng Libanon (jenis rangsel) 1 buah, Tas loreng Libanon jenis tas pinggang 1 buah, Gunting besar 1 buah, Parang pendek 1 buah, Songkok kain warna coklat model bulat 1 buah, dan Kaos kaki bola warna hitam blis putih 1 pasang.

(Iskandar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *