Deprecated: urlencode(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /usr/share/nginx/html/jurnalline/index.php on line 2

Deprecated: Function curl_close() is deprecated since 8.5, as it has no effect since PHP 8.0 in /usr/share/nginx/html/jurnalline/index.php on line 2

Deprecated: ob_end_flush(): Producing output from user output handler PoweredCache\FileOptimizer::process_buffer is deprecated in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/functions.php on line 5349
Pemkot Jajaki Kerjasama Pembangunan LRT - Jurnalline
Deprecated: Using null as the key parameter for array_key_exists() is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-theme-json.php on line 2380

Deprecated: Using null as the key parameter for array_key_exists() is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-theme-json.php on line 2380

Deprecated: Using null as the key parameter for array_key_exists() is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-theme-json.php on line 2380

Deprecated: Using null as the key parameter for array_key_exists() is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-theme-json.php on line 2380

Pemkot Jajaki Kerjasama Pembangunan LRT


Deprecated: Using null as an array offset is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-block-type-registry.php on line 168

Deprecated: Using null as an array offset is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-block-type-registry.php on line 168

Deprecated: Using null as an array offset is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-block-type-registry.php on line 168

Deprecated: Using null as an array offset is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-block-type-registry.php on line 168

Deprecated: Using null as an array offset is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-block-type-registry.php on line 168

Deprecated: Using null as an array offset is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-block-type-registry.php on line 168

Deprecated: Using null as an array offset is deprecated, use an empty string instead in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/class-wp-block-type-registry.php on line 168
Spread the love

Jurnalline.com, KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang sedang menjajaki kerjasama di bidang transportasi dengan PT. Banten Metro Transit Indonesia untuk mewujudkan pembangunan Light Rail Transit (LRT).

Hal tersebut seiring dengan kunjungan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten Ir. Revri Aroes, MM yang didampingi oleh Direktur PT. PT. Banten Metro Transit Indonesia Thomas beserta Direktur Utama PT. Industri Kereta Api (INKA) Agus Purnomo, ke Kantor Wali Kota Tangerang, Kamis (30/3).
Wali Kota yang menerima langsung kunjungan tersebut menyampaikan ketertarikannya untuk segera merealisasikan pembangunan LRT yang telah lama Pemkot rencanakan.
“Saat ini kita memang lagi konsen untuk membenahi persoalan kemacetan di Kota Tangerang, dan penyelesaian persoalan kemacetan tersebut tentunya juga harus diselesaikan secara bersama-sama dengan daerah lain yang berbatasan langsung dengan Kota Tangerang, baik itu Jakarta, Kabupaten Tangerang maupun Tangerang Selatan,” terangnya.
“Kebetulan kami juga telah lama ingin mengurangi ketergantungan penggunaan kendaraan pribadi dengan menyediakan transportasi massal yang representatif,” sambungnya.
Namun, lanjut Wali Kota dikarenakan investasi di bidang transportasi yang mahal pihaknya saat ini hanya mengoptimalkan BRT yang di tahun 2017 ini baru ada satu koridor yaitu Poris Plawad-Jatiuwung.
“Di Bandung aja kemarin informasi dari Kang Emil perkeilometernya Rp 300 Milyaran, meskipun akhirnya direvisi lagi karena menggunakan perusahaan yang berbeda menjadi sekitar Rp 150 Milyar,” paparnya.
Untuk itu, Wali Kota meminta kepada PT. Banten Metro Transisi Indonesia untuk bisa melibatkan para pengembang dalam hal pembangunan infrastrukturnya, selain dapan mengurangi ongkos investasi hal tersebut diharapkan juga akan lebih mengefektifkan operasional LRT.
“Makanya trasenya mungkin nanti bisa disesuaikan dengan kondisi di lapangan, karena beberapa waktu lalu saya pernah ngobrol dengan pengembang seperti Alam Sutera mereka siap untuk berkolaborasi,” ujarnya.
Jika jadi dibangun LRT yang menghubungkan Kota Tangerang dengan Kota Tangerang Selatan tepatnya dari Stasiun Rawa Buntu menuju Stasiun Batuceper akan terintegrasi dengan moda transportasi lain seperti Kereta Bandara, KRL, BRT dan juga MRT yang saat ini sedang dibangun. Dengan panjang sekitar 22,3 KM LRT itu nantinya bisa diakses dengan harga tiket terdekat Rp 4000 dan terjauh Rp 10500.
“Makanya kalau bisa segera dieksekusi biar tidak jadi wacana lagi,” tegas Wali Kota.
Sementara itu, Dirut PT. Banten Metro Transit Indonesia, Thomas menjelaskan bahwa untuk pembangunannya pihaknya telah membentuk konsorsium yang salah satu anggotanya adalah PT. INKA. Dan dirinya juga menjelaskan bahwa untuk pembiayaannya murni bersumber dari perusahaan swasta.
“Pra FS sudah ada sejak tahun 2014. Dan sekarang FSnya sudah ada,” jelasnya.
“Kalau ijin sudah keluar, lahan ready dua tahun selesai,
dari INKA sendiri untuk pengadaan keretanya menyanggupi 18 bulan,” tandasnya.
(DN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Deprecated: File Theme without sidebar.php is deprecated since version 3.0.0 with no alternative available. Please include a sidebar.php template in your theme. in /usr/share/nginx/html/jurnalline/wp-includes/functions.php on line 5646