Yonarmed 12 Kostrad Ikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2018

Spread the love

Jurnalline.com,Penkostrad – Bertempat di Alun – alun Merdeka Kabupaten Ngawi telah dilaksanakan kegiatan Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Semeru 2018 yang diikuti 500 orang personel terdiri dari Polres Ngawi, Kodim 0805/Ngawi, Polhut Ngawi, Dishub Ngawi, Satpol PP Kab. Ngawi serta 2 Peleton Yonarmed 12/1/2 Kostrad yang di pimpin oleh Lettu Arm Yudha Siswanto, dengan pimpinan Apel Bupati Ngawi, Ir. H. Budi Sulistyono, pada Rabu (6/6/2018).

Turut hadir dalam acara ini adalah Sekda Kab. Ngawi (Drs. Mokh. Sodiq Triwidiyanto, M.Si),  Kapolres Ngawi (AKBP MB. Pranatal Hutajulu, SH, S.I.K, MH), Dandim 0805/Ngawi (Letkol Arh Hany Mahmudi, S.E.), Komandan Batalyon Armed 12/1/2 Kostrad  (Letkol Arm Wahyu Jatmiko, S.Sos., M.M.), Dansub Denpom V/1-2 Ngawi (Lettu Cpm Agus Supriadi, S.H.) Adapun tema yang di usung dalam kegiatan ini “Melalui apel gelar pasukan operasi Ketupat Semeru 2018 kita tingkatkan sinergi Polri dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Idul Fitri 1439 H Tahun 2018”.

Bupati Ngawi, Ir. H. Budi Sulistyono, dalam amanatnya menyampaikan bahwa Apel ini dilaksanakan dalam rangka mengecek kesiapan personil dan materiil serta sarana dan prasarana dalam mendukung pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1439 H tahun 2018 dan didukung keterpaduan unsur lintas sektoral.

Selanjutnya beliau menyampaikan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1439 H tahun 2018 bersamaan dengan libur sekolah, oleh karena itu kerawanan yang akan timbul harus dapat diantisipasi dengan baik oleh aparat keamanan agar masyarakat merasa aman dan nyaman.

Sementara itu disela-sela kegiatan Danyonarmed 12/1/2 Kostrad Letkol Arm Wahyu Jatmiko, S.Sos., M.M. menyampaikan Apel gabungan ini merupakan salah satu bukti nyata Sinergitas TNI Polri dalam rangka menjaga stabilitas keamanan wilayah khususnya di Kabupaten Ngawi.

“Kita semua berharap kerawanan yang akan timbul harus dapat kita antisipasi dengan baik sehingga keamanan dan kenyamanan masyarakat baik di tempat ibadah, obyek wisata dan pusat pusat keramaian dapat terjamin,” tegas beliau.

(Fram/Dre)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.