SD Inpres Pinabetengan Butuhkan Dukungan Pemerintah untuk Penataan Bangunan dan Peningkatan Mutu SDM

Spread the love

Jurnalline.com, MINAHASA — SD Inpres Pinabetengan, Kecamatan Tompaso Barat, membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah dalam upaya meningkatkan penataan sarana dan prasarana sekolah sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Kepala SD Inpres Pinabetengan, Meita Mangkey, S.Pd., Rabu (23/9/2026).

 

Menurutnya, salah satu kebutuhan yang mendesak adalah perbaikan Ruang Dinas Guru (RDG) yang saat ini kondisinya mengalami kerusakan.

 

“Penataan Ruang Dinas Guru yang saat ini rusak sangat dibutuhkan. Perbaikan ini nantinya dapat memberikan manfaat bagi para guru, khususnya guru dari luar daerah yang membutuhkan tempat tinggal,” ujar Mangkey.

 

Selain RDG, kondisi bangunan perpustakaan juga dinilai sudah memprihatinkan. Karena itu, dirinya berharap SD Inpres Pinabetengan dapat menjadi bagian dari perhatian pemerintah melalui program revitalisasi satuan pendidikan yang dianggarkan melalui APBN Tahun 2026.

 

“Kami berharap melalui program revitalisasi pemerintah pusat, sekolah kami dapat memperoleh perhatian sehingga sarana dan prasarana yang kondisinya sudah membutuhkan perbaikan dapat ditata kembali,” harapnya.

 

Menurut Mangkey, penataan dan perbaikan bangunan sekolah, disertai pemenuhan sarana pendukung lainnya, akan memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran.

 

Dengan lingkungan sekolah yang lebih layak dan nyaman, diharapkan para guru maupun siswa dapat semakin termotivasi sehingga pada akhirnya turut mendorong peningkatan mutu pendidikan serta kualitas sumber daya manusia.

 

Di sisi lain, Mangkey juga menyinggung pentingnya penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam proses pendidikan. Pembelajaran tersebut menekankan enam dimensi utama, yakni beriman dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

 

Menurutnya, pemahaman terhadap nilai-nilai tersebut penting diberikan secara berkelanjutan, baik kepada guru maupun siswa, sehingga pendidikan tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter.

 

Dirinya juga menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang hingga kini masih terus berjalan di lingkungan sekolah.

 

“Program MBG sangat membantu para siswa. Kami berharap kualitas pelayanan terus ditingkatkan, termasuk dari sisi menu makanan yang diberikan kepada para siswa,” pungkasnya.

(EffendyIskandar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.